Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Kebiasaan Yang Membuat Perut Gendut

Banyak orang mencari tahu bagaimana mengatasi perut buncit atau gendut. Itu artinya memang banyak yang merasa perutnya buncit. Masalah perut buncit ini ternyata bukan hanya dialami mereka yang memang tubuhnya gemuk atau berkelebihan berat badan. Mereka yang berat tubuhnya termasuk ideal-pun ternyata juga bisa memiliki perut yang buncit. Jangan keliru dengan busung lapar ya, kita tidak membicarakan penyakit yang disebabkan karena kurang asupan makanan itu, melainkan masalah yang terjadi karena hal yang sebaliknya, kebanyakan makan. haha….

hNah, begitu tertulis ‘kebanyakan makan’, bisa jadi anda akan menyanggah, ‘Tidak juga, saya makan biasa saja, tapi perut saya tetap buncit.” Ok, tidak apa-apa. Karena yang akan kita bahas kali ini adalah kebiasaan yang bisa membuat perut semakin buncit.

Memang, di beberapa tempat, kita masih menemui orang-orang yang relatif kesulitan untuk memenuhi kebutuhan makan mereka. Namun secara umum, yang terjadi sekarang adalah sudah terlalu banyak orang yang justru kesulitan mengurangi asupan makan mereka. Ditambahi dengan gaya hidup yang tidak sehat, maka akibat pertama yang langsung bisa kita lihat adalah obesitas. Dan yang biasanya terlihat pertama adalah buncitnya perut. Anda pasti paham jika obesitas sudah menjadi masalah sejak anak-anak sampai mereka yang sudah berumur. Masalah perut buncit ini tidak bisa dianggap remeh, dia disebut menjadi pertanda adanya masalah kesehatan lain yang lebih serius sedang terjadi di dalam tubuh kita. Biasanya, perut yang buncit kemudian dihubungkan dengan masalah pada jantung, tekanan darah, ginjal, hipertensi, stroke, dan bahkan kanker.

Penyebab perut buncit itu tidak hanya satu, tapi ada banyak sekali. Sangat penting untuk kita mengetahui penyebab pastinya, sehingga kita bisa tentukan tindakan selanjutnya.

Yang patut kita ingat adalah, meskipun masalah tersebut kecil, tapi bisa jadi sebenarnya dia menyimpan potensi bahaya yang besar. Dan juga, banyak orang mengakui bahwa timbunan lemak di bagian perut itu relatif sangat sulit untuk dihilangkan dibandingkan jika lemak berada di bagian tubuh yang lain, seperti lengan dan paha.

Ok, sekarang kita lihat kebiasaan apa saja yang bisa membuat perut semakin buncit.

sumber: http://www.boldsky.com/

Kebiasaan Yang Membuat Perut Buncit

Kurangnya aktivitas fisik yang cukup

Semua orang menyadari hal ini sejak lama. Dan begitupun kita masih bisa dengan mudah menemukan alasan untuk tidak melakukan olah raga dengan cukup. Untuk mendapatkan tubuh yang sehat – dan juga perut yang rata, olah raga itu sebuah keniscayaan, alias keharusan. Seberat atau sedisiplin apapun anda melakukan diet, tanpa dimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup, akan percuma saja. Sekali anda mulai melakukan olah raga dengan teratur, maka secara perlahan namun pasti, anda akan kehilangan rutinitas menyebalkan mengatur-atur pakaian anda supaya perut anda yang buncit itu bisa tersamarkan.

Makan terlampau malam

Mengapa beda hasilnya antara makan sore dan makan terlalu malam? Alasannya adalah karena perut membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna makanan di waktu malam. Berangkat tidur dalam keadaan perut penuh akan membuat makanan tercerna dan terdistribusi lebih lama. Dan sebagai konsekuensi logisnya, hasil makan malam anda akan disimpan sebagai lemak di daerah sekitar perut. Jadi? Ya kalau sudah lebih dari jam 8, mending minum air putih saja deh….

Binging

Binging itu apa sih? Ini istilah untuk menyebut kebiasaan beberapa dari kita yang selalu melampiaskan rasa jengkel, marah, takut, kecewa, dan semua emosi kita ke makanan. Makan banyak-banyak ketika sedang emosi tidak akan menyelesaikan masalah, justru sebaliknya menambah buncit perut anda. Jadi daripada jengkel lalu makan, cobalah melampiaskan emosi anda itu dengan berolah raga. Ini sangat lebih baik. Emosi anda terlampiaskan, anda mendapat tubuh yang lebih sehat, dan juga emosi akan cepat turun. Bayangkan saja, anda sedang marah, lalu main badminton. Wah, tentu sangat melegakan mengayun raket sepenuh tenaga sampai puas. Kan?

Stress

Saya tahu, anda akan sangat mudah menemukan penyebab stress di sekitar anda. Kita semua menjadi bagian dari kehidupan yang menempatkan kita menjadi korban stress. Apa hubungan stress dengan perut buncit? Ketika kita stress, tubuh mengeluarkan kortisol, atau juga dikenal sebagai hormon stress. Penjelasan sederhananya begini: kortisol itu tugasnya memang memindahkan lemak tersimpan ke daerah perut. Jadi, stress memang membuat perut jadi buncit.

Diet Rendah Protein

Protein itu sangat penting untuk mejaga keseimbangan kadar gula darah. Protein akan mengurangi kadar insulin dan membuat metabolisme tubuh berjalan lebih bagus. Metabolisme yang bagus artinya pembakaran lemak yang lebih tinggi. Protein juga membantu mengatur hormon yang membuat rasa lapar. Sehingga, jika anda cukup protein, maka anda juga bisa memiliki tubuh yang lebih langsing.

Makan tidak teratur

Ketika tubuh tidak mengetahui kapan waktu makan yang akan datang, dia akan segera menyimpan lemak. Untuk menghindari kondisi semacam ini, maka, penting untuk memiliki jam makan yang tetap dan teratur untuk menjaga kesinambungan energi.

Kurang tidur

Pada orang dewasa, adalah penting untuk menjaga agar tubuh mendapatkan istirahat antara 7 sampai 8 jam perhari. Tetap terjaga sampai larut, atau ketika anda tidak bisa memejamkan mata hanya akan membuat anda merasa lapar di tengah malam yang selalu berakhir pada makanan yang begula. Perut buncit sudah barang tentu menjadi konsekuensinya.

Alkohol

Minum minuman beralkohol dalam takaran yang tepat dan terkontrol itu tidak buruk, tapi ketika sekali berlebihan, alkohol akan menambah jumlah kalori dalam tubuh dalam jumlah besar. Tentu perut anda akan membuncit.

Minuman Berkarbonasi

Rata-rata minuman berkarbonasi mengandung kalori yang tinggu karena jumlah gula yang tersimpan di dalamnya. Gula ini memicu nafsu makan kita yang ujung-ujungnya membuat kita mengonsumsi gula lebih dari yang selayaknya, dan begitulah, perut kita pun membuncit. Minuman diet pun tidak memberi efek yang lebih baik.

Kebiasaan makan yang tidak sehat

Semakin banyaknya makanan instan dan terproses juga menambah asupan kalori konsumennya. Sudah kita tidak mengeluarkan tenaga sama sekali karena tidak perlu memasak, jumlah kalori makanan seperti itu juga relatif lebih besar. Silahkan periksa dalam daftar bahan atau ingredients makanan pada bungkusnya, anda akan sangat mudah menemukan gula di dalam daftar tersebut.

Menopause

Disebakan oleh perubahan hormonal di dalam tubuh, wanita cenderung menyimpan lemak di sekitar perutnya ketika memasuki masa menopause.

Keturunan

Jika salah satu atau kedua orang tua anda memiliki perut yang buncit, maka kemungkinan perut anda akan buncit menjadi lebih besar. Jika kasusnya seperti itu, maka anda butuh usaha yang lebih keras untuk menjaga supaya perut anda tidak buncit dibandingkan teman-teman yang orang tuanya berperut rata. Anda harus ekstra hati-hati dan juga ekstra usaha menjaga gaya hidup supaya tetap sehat dan seimbang.

Posting Komentar untuk "10 Kebiasaan Yang Membuat Perut Gendut"